Postingan

Berita Terbaru

Bipeka PKS dan PD Aisyiyah Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Program Perempuan dan Keluarga

Gambar
  Bidang Perempuan & Keluarga (Bipeka) DPD PKS mewujudkan agenda silaturahim kepada Pimpinan Daerah (PD) Aisyiah Kabupaten Sidoarjo. Digelar pada hari Sabtu, 31 Januari. Ditemui oleh Ibu Muflihah sebagai Ketua PDA dan beberapa pengurus di Gedung Pimpinan Muhammadiyah kompleks pendidikan UMSIDA.  Sharing program keunggulan masing-masing menjadi agenda utama silaturahim. PD Aisyiah tengah fokus mengadakan pembinaan dan pendidikan bagi anak-anak inklusi dengan mendirikan 3 Sekolah Luar Biasa (SLB). Dalam proses pembinaan tersebut terdapat kendala payung hukum berupa Perbup yang hingga saat ini belum diterbitkan untuk kesetaraan dan keadilan bagi kaum disabilitas.  Program lain yang juga pernah ditekuni oleh PDA yakni pembinaan komunitas ODHA dan anak jalanan. Namun resources yang terbatas menjadi kendala bagi keberlangsungan program tersebut. Sementara itu, Ketua Bipeka PKS mengenalkan program unggulan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dengan ragam bentuk kegiatan di dalamn...

Proyek Drainase Pokir Pak Deny Haryanto di Desa Janti Capai 90 Persen

Gambar
Sidoarjo – Program pembangunan sistem drainase lingkungan di kawasan Jalan Brigjen Katamso RT 03/RW 01, Desa Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, yang merupakan pokok-pokok pikiran (Pokir) Pak Deny Haryanto, terus menunjukkan progres positif di lapangan. Proyek yang dilaksanakan oleh CV Mutiara Fajar dan diawasi oleh CV Giritama Konsultan ini telah mencapai sekitar 90 persen penyelesaian. Pekerjaan dimulai pada 17 Oktober 2025, dengan fokus pada pemasangan box culvert serta perataan tanah di sekitar rumah kediaman keluarga besar Ibu Fatonah. Hingga hari ke-17 pelaksanaan, seluruh pemasangan box culvert telah selesai. Saat ini pekerjaan menunggu kiriman material sirtu uruk untuk proses penimbunan dan perataan akhir sebelum proyek dinyatakan tuntas. Dalam kunjungan lapangan (sidak) ke lokasi proyek, Pak Deny Haryanto menyampaikan apresiasinya kepada pihak pelaksana dan berharap agar pekerjaan segera rampung. “Mudah-mudahan cepat selesai dan seger...

“Kader yang Banyak, Peluang Menang Banyak” — Ketua DPD PKS Sidoarjo Tekankan Perubahan Mindset Menuju Kemenangan Bermartabat

Gambar
Sidoarjo — Dalam forum diskusi antara Badan Pengurus Harian (BPH) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sidoarjo, jajaran pengurus membahas berbagai strategi dan langkah nyata untuk memperkuat struktur serta semangat kader partai ke depan. Ketua DPD PKS Sidoarjo, Dr. H. Nurkholik, S.H., M.H., menegaskan pentingnya perubahan mindset di kalangan kader. “Selama ini banyak yang berpikir bahwa pemenang pemilu adalah tokoh dengan resources besar. Kita ubah mindset itu menjadi: kader yang banyak, peluang menang banyak,” tegasnya. Lebih lanjut, Dr. Nurkholik menekankan bahwa semangat dan kesolidan struktur partai merupakan modal besar untuk meraih kemenangan. Ia juga menambahkan, kemenangan bukan hanya diukur dari hasil politik, tetapi dari dampak positif yang dirasakan masyarakat. “Kita menang bukan hanya dalam angka, tetapi juga dalam makna — mampu menjadikan Sidoarjo sebagai masyarakat yang bermartabat,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris DP...

Peringkat Indonesia Rendah di Medsos, PKS Dorong Integrasi Teknologi dan Sastra untuk Tingkatkan Etika Digital

Gambar
  TEGAL — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih, menekankan pentingnya integrasi teknologi dengan pembelajaran bahasa dan sastra untuk mengatasi rendahnya etika masyarakat Indonesia dalam bermedia sosial. Penegasan ini disampaikan dalam Workshop Pendidikan bertema “Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Kebahasaan dan Kesastraan” yang digelar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen RI) pada Sabtu (25/10/2025) di Kota Tegal, Jawa Tengah. Pria yang akrab disapa Fikri ini menyoroti temuan survei Microsoft 2020, di mana Indonesia menempati urutan ke-29 dari 32 negara dalam hal kaadaban bermedia sosial, bahkan menjadi yang paling tidak sopan di Asia Tenggara. Ia menyebut, rendahnya etika digital ini dipicu oleh penggunaan media sosial untuk menyebar hoaks atau berita palsu, penipuan, hingga untuk memaki atau bullying. “Inilah maka kemudian workshop seperti ini menjadi sangat penting, pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembelajaran ba...

PKS: Partai Politik Harus Kembali Lahirkan Negarawan, Bukan Sekadar Politisi

Gambar
  KENDARI — Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyebut partai politik harus kembali menjalankan perannya melahirkan pemimpin yang negarawan, bukan sekadar politisi. Menurutnya, sebagaimana para pendiri bangsa yang lahir dari partai politik, kini saatnya partai politik di era reformasi mengulangi sejarah dengan berkontribusi melahirkan negarawan demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Hidayat menyampaikan hal tersebut dalam Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara bertema “Kepemimpinan Negarawan” yang diselenggarakan MPR RI bekerja sama dengan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Sabtu (25/10/2025). Hadir pula Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Wakil Bupati Buton Syarifuddin Safa, anggota DPRD Sultra Muhammad Poly, dan Ketua DPW PKS Sultra Syafriel Haeba. Dalam paparannya, HNW menjelaskan bahwa menurut UUD NRI Tahun 1945, jalur partai politik merupakan pintu utama untuk melahirkan pemimpin nasional di eksekutif maupun legislatif. Karena i...

PKS Ajak Pemuda Melek Politik

Gambar
  JAKARTA – Ketua DPP PKS Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa, Aang Kunaifi, menjadi pembicara utama dalam acara "MD Tour" yang dihadiri oleh Sahabat Muda Tangerang Selatan, pada hari Jumat (24/10/2025) di Kantor DPTP PKS, Jakarta. Acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan pemuda ini dihadiri oleh 50 orang peserta dari Gen Z PKS Ciputat Timur dan Sahabat Muda Tangsel. Dalam paparannya, Aang Kunaifi menekankan betapa krusialnya peran pemuda dalam menentukan arah bangsa. Ia mengingatkan bahwa pemuda tidak boleh bersikap apatis atau acuh tak acuh terhadap isu-isu politik yang berkembang. "Pemuda harus melek politik, tidak boleh pasif, apalagi anti dengan politik. Karena hampir di semua dimensi kehidupan kita, sangat dipengaruhi oleh keputusan politik," tegas Aang. Lebih lanjut, Aang Kunaifi menjelaskan bahwa keputusan-keputusan politik yang diambil oleh para pemimpin dan wakil rakyat akan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masya...

PKS Apresiasi Program Magang Nasional, Dorong Pemerataan dan Kualitas Pembelajaran Kerja

Gambar
  JAKARTA — Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas, Netty Prasetiyani Aher, mengapresiasi langkah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang meluncurkan program Magang Nasional dengan insentif setara Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Program ini dinilai sebagai terobosan penting untuk membuka akses pengalaman kerja bagi lulusan baru sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia. Menurut Netty, program ini tidak hanya membantu menekan angka pengangguran muda, tetapi juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk memperoleh keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri. “Program magang bergaji ini adalah langkah positif karena memberikan kesempatan kepada anak muda untuk belajar sambil mendapatkan penghargaan yang layak. Ini bagian dari investasi sumber daya manusia yang sejalan dengan visi pemerintah membangun tenaga kerja kompeten dan produktif,” ujar Netty di Jakarta, Kamis (23/10). Netty juga mengapresiasi langkah Kemnaker mengganden...

PKS Aktif Dorong BRIN Siapkan Desain Demokrasi Pemilu 2029

Gambar
  JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bidang Organisasi, Administrasi, dan Literasi Kepartaian, Rahmat Saleh, menegaskan pentingnya merancang desain pemilu yang lebih berkualitas dan berbasis riset ilmiah. ‎ ‎Hal itu disampaikannya usai menghadiri diskusi DPP PKS dengan para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) termasuk Prof Zuhro di Jakarta, Kamis (23/10/2025). ‎Menurut Rahmat, hal tersebut menjadi langkah awal untuk menyiapkan arah demokrasi Indonesia menjelang Pemilu 2029. ‎Pembahasan itu menyoroti tantangan penyelenggaraan pemilu nasional pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah pola Pilkada serentak. ‎“Hari ini kami berdiskusi dengan teman-teman di BRIN untuk membahas bagaimana desain pemilu ke depan yang cocok untuk Pileg, Pilpres, dan juga Pilkada tahun 2029. Tentu pembahasan ini tidak lepas dari keputusan MK terakhir,” ujar Rahmat. ‎Rahmat menilai, demokrasi yang kuat tidak cukup hanya dijalankan secara p...