Berita Terbaru

Silaturahim PKS ke Ndalem Ketua PCNU Sidoarjo, Kader PKS Tuai Apresiasi

Gambar
Pengurus DPD PKS Sidoarjo dipimpin Dr Nurkholik berfoto bersama Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin usai silaturahim, Rabu (11/3/2026). Dalam pertemuan itu, kader PKS mendapat apresiasi. SIDOARJO - Sejumlah pengurus DPD PKS Sidoarjo melakukan silaturahim ke ndalem Ketua PCNU Sidoarjo, KH M Zainal Abidin, Rabu (11/3/2026). Kedatangan rombongan PKS Sidoarjo dipimpin Ketua DPD PKS Sidoarjo, Dr Nurkholik. Dalam kesempatan itu, Nurkholik memperkenalkan jajaran pengurus yang turut hadir, yakni Sekretaris DPD Lukman Hadi, Bendahara DPD Rio Purboyo, Ketua BKAP Ahmad Alfaizin, serta Bidang Pembinaan Umat (BPU). Kehadiran rombongan disambut penuh keakraban oleh KH Zainal Abidin. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi ajang mempererat ukhuwah. Selain itu, silaturahim juga dimanfaatkan untuk meminta masukan kepada Ketua PCNU Sidoarjo terkait peran PKS di Kabupaten Sidoarjo. Dalam perbincangan santai, KH Zainal Abidin mengenang masa saat dirinya masih menjabat sebagai...

PKS: Gus Dur Teladan Kepahlawanan dalam Keulamaan, Kebangsaan, dan Kemanusiaan

 

JAKARTA — Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional, Ketua DPP PKS Bidang Pemberdayaan Keumatan dan Kerukunan Beragama KH. Ali Akhmadi menyampaikan penghormatan dan rasa syukur atas jasa para pahlawan bangsa, termasuk para tokoh yang baru dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia salah satunya Presiden keempat RI KH. Abdurahman Wahid atau lebih dikenal dengan Gus Dur .

“Kami dari keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera mengenang, menghormati, dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pahlawan nasional," ujar KH. Ali Akhmadi di sela kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKS di Jakarta, Senin (10/11/2025).

"Salah satunya adalah tokoh bangsa, tokoh ulama, tokoh masyarakat, sekaligus Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH. Abdurrahman Wahid,” imbuhnya.

Ia menyebut, penetapan Gus Dur sebagai pahlawan nasional merupakan bentuk penghargaan yang layak dan patut disyukuri bersama oleh seluruh rakyat Indonesia. 

“Kami sangat mendukung, menghormati, bangga, dan bersyukur bahwa tokoh bangsa, tokoh pesantren, dan tokoh umat yang notabene adalah seorang ulama bisa menjadi pahlawan nasional. Ini adalah anugerah dari Allah, sekaligus kebanggaan bagi bangsa Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, KH. Ali Akhmadi menilai, banyak keteladanan yang dapat dipetik dari sosok Gus Dur, baik dari sisi keulamaan, kebangsaan, kerakyatan, maupun pembelaannya terhadap kemanusiaan. 

“Khususnya, perjuangan beliau dalam menegakkan demokrasi dan membela kelompok minoritas adalah warisan moral yang sangat berharga bagi bangsa ini,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, KH. Ali Akhmadi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas penghargaan yang diberikan, serta berharap nilai-nilai kepahlawanan dapat terus hidup dalam kehidupan berbangsa.

 “Mudah-mudahan kita semua bisa meniru dan mencontoh semangat serta kepahlawanan beliau,” pungkasnya.

Berita Populer

Pengamanan Dalam Sejarah Islam,Strategi Bela Negara Ala Rasulullah SAW

Gerakan Kepanduan Indonesia : Dari Scouting Movement hingga Kepanduan PKS

PKS Sidoarjo Dorong Program Gizi Nasional: Lukman Hadi Pantau Kesiapan Makan Bergizi Gratis di Krembung