SIDOARJO, 18 DESEMBER 2025 —
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemilu yang bersih, jujur, dan bermartabat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Kunjungan dan Pengawasan Pemutakhiran Data Partai Politik 2025 oleh Bawaslu Kabupaten Sidoarjo yang digelar di Aula DPD PKS Sidoarjo, Kamis (18/12).
Ketua DPD PKS Sidoarjo, Dr. H. Nurkholik, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya upaya kolektif untuk meminimalkan praktik politik uang yang mencederai demokrasi. Menurutnya, pencegahan money politik harus dimulai dari penguatan integritas kader, edukasi politik kepada masyarakat, serta keteladanan partai politik dalam setiap tahapan pemilu.
“Pemilu adalah cerminan kemajuan sebuah bangsa. Jika prosesnya bersih dan berintegritas, maka hasilnya akan melahirkan kepemimpinan yang kuat dan dipercaya rakyat,” ujar Nurkholik. Ia juga menegaskan bahwa PKS secara konsisten menyiapkan saksi pemilu secara penuh. “Saksi PKS selalu 100 persen hadir di setiap pemilu sebagai bentuk tanggung jawab mengawal suara rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Ibu Dinda, menyampaikan apresiasi terhadap peran dan kinerja kader PKS Sidoarjo dalam setiap penyelenggaraan pemilu. Ia menilai kader dan saksi PKS memiliki kapasitas yang baik dalam pengawalan suara serta pemahaman regulasi kepemiluan.
“Teman-teman PKS Sidoarjo sangat bagus dalam mengawal suara pemilu. Ini menjadi contoh praktik partisipasi politik yang sehat,” ungkapnya. Ibu Dinda juga menjelaskan bahwa proses pemutakhiran data pemilu saat ini memasuki semester kedua, dan Bawaslu memastikan kelengkapan administrasi partai politik tetap terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu memastikan bahwa Surat Keputusan (SK) kepengurusan PKS masih aktif, serta telah memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Bahkan, PKS Sidoarjo melampaui ketentuan tersebut dengan mencatatkan 36 persen keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusannya.
Selain itu, PKS Sidoarjo juga memaparkan adanya perubahan data kepengurusan pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) beberapa waktu lalu, yang telah disesuaikan dan dilaporkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Acara tersebut dihadiri jajaran lengkap DPD PKS Sidoarjo, di antaranya Sekretaris Lukman Hadi, Bendahara Rio Purboyo, serta pengurus PKS lainnya. Dari unsur penyelenggara pemilu, hadir Komisioner Bawaslu Kabupaten Sidoarjo beserta jajaran, serta perwakilan dari Polres Sidoarjo.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara partai politik, Bawaslu, dan aparat penegak hukum dalam rangka memastikan pemutakhiran data partai politik berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip demokrasi. PKS Sidoarjo menegaskan kesiapannya untuk terus bekerja sama demi suksesnya Pemilu 2025 yang berintegritas dan berkeadilan.
Hd