Berita Terbaru

Bipeka PKS dan PD Aisyiyah Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Program Perempuan dan Keluarga

Gambar
  Bidang Perempuan & Keluarga (Bipeka) DPD PKS mewujudkan agenda silaturahim kepada Pimpinan Daerah (PD) Aisyiah Kabupaten Sidoarjo. Digelar pada hari Sabtu, 31 Januari. Ditemui oleh Ibu Muflihah sebagai Ketua PDA dan beberapa pengurus di Gedung Pimpinan Muhammadiyah kompleks pendidikan UMSIDA.  Sharing program keunggulan masing-masing menjadi agenda utama silaturahim. PD Aisyiah tengah fokus mengadakan pembinaan dan pendidikan bagi anak-anak inklusi dengan mendirikan 3 Sekolah Luar Biasa (SLB). Dalam proses pembinaan tersebut terdapat kendala payung hukum berupa Perbup yang hingga saat ini belum diterbitkan untuk kesetaraan dan keadilan bagi kaum disabilitas.  Program lain yang juga pernah ditekuni oleh PDA yakni pembinaan komunitas ODHA dan anak jalanan. Namun resources yang terbatas menjadi kendala bagi keberlangsungan program tersebut. Sementara itu, Ketua Bipeka PKS mengenalkan program unggulan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dengan ragam bentuk kegiatan di dalamn...

PKS Soroti Aksi Gen Z di Dunia, Minta Pemerintah Indonesia Proaktif

 

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti gelombang aksi demonstrasi yang dilakukan generasi Z (Gen Z) di berbagai negara, mulai dari Nepal, Maroko, Filipina, Madagaskar, hingga Timor Leste. PKS menilai fenomena ini sebagai sinyal penting yang perlu diperhatikan para pemimpin dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Ketua DPP PKS Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa, Aang Kunaifi, menyatakan bahwa isu-isu yang disuarakan Gen Z di berbagai negara memiliki benang merah yang sama. Di antaranya adalah keresahan terhadap kesenjangan sosial dan ekonomi, kekecewaan terhadap praktik korupsi, serta kecemasan akan ketidakpastian masa depan.

“Gen Z merasakan ketidakadilan dalam distribusi kekayaan dan kesempatan. Mereka menuntut adanya keadilan sosial dan ekonomi yang lebih merata,” ujar Aang dalam keterangan persnya, Selasa, (14/10/2025).

Aang menambahkan, PKS melihat aksi demonstrasi Gen Z sebagai fenomena global yang merupakan bentuk ekspresi kekecewaan terhadap situasi yang ada dan ketidakpercayaan terhadap sistem yang berlaku. Muncul pertanyaan, apakah fenomena serupa berpotensi terjadi di Indonesia?

“Tentu kita berharap hal tersebut tidak terjadi,” jawab Aang. 

Untuk itu, Aang mendorong pemerintah Indonesia agar lebih proaktif dalam merespons aspirasi generasi muda. Menurutnya, pemerintah perlu membuka ruang dialog yang inklusif dan partisipatif guna mendengarkan serta memahami aspirasi Gen Z.

Selain itu, Aang juga menekankan perlunya pemerintah untuk mengatasi akar masalah yang menjadi penyebab utama keresahan Gen Z, seperti kesenjangan sosial, praktik korupsi, dan masalah lapangan kerja.

“Pemerintah harus fokus pada upaya mengatasi akar masalah yang menjadi penyebab utama keresahan Gen Z, seperti kesenjangan sosial, korupsi, dan lapangan kerja,” tegas Aang.

Lebih lanjut, Aang menyampaikan bahwa pemerintah perlu merumuskan dan menerapkan kebijakan yang berpihak pada Gen Z. Kebijakan tersebut meliputi peningkatan kualitas pendidikan, penciptaan lapangan kerja yang layak, serta pelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan dengan Gen Z melalui tindakan nyata yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

PKS meyakini, respons konstruktif pemerintah terhadap aspirasi Gen Z akan berkontribusi pada pembangunan masa depan Indonesia yang lebih baik, adil, dan sejahtera.

Berita Populer

Gerakan Kepanduan Indonesia : Dari Scouting Movement hingga Kepanduan PKS

PKS Sidoarjo Dorong Program Gizi Nasional: Lukman Hadi Pantau Kesiapan Makan Bergizi Gratis di Krembung

Pengamanan Dalam Sejarah Islam,Strategi Bela Negara Ala Rasulullah SAW