Berita Terbaru

Silaturahim PKS ke Ndalem Ketua PCNU Sidoarjo, Kader PKS Tuai Apresiasi

Gambar
Pengurus DPD PKS Sidoarjo dipimpin Dr Nurkholik berfoto bersama Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin usai silaturahim, Rabu (11/3/2026). Dalam pertemuan itu, kader PKS mendapat apresiasi. SIDOARJO - Sejumlah pengurus DPD PKS Sidoarjo melakukan silaturahim ke ndalem Ketua PCNU Sidoarjo, KH M Zainal Abidin, Rabu (11/3/2026). Kedatangan rombongan PKS Sidoarjo dipimpin Ketua DPD PKS Sidoarjo, Dr Nurkholik. Dalam kesempatan itu, Nurkholik memperkenalkan jajaran pengurus yang turut hadir, yakni Sekretaris DPD Lukman Hadi, Bendahara DPD Rio Purboyo, Ketua BKAP Ahmad Alfaizin, serta Bidang Pembinaan Umat (BPU). Kehadiran rombongan disambut penuh keakraban oleh KH Zainal Abidin. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi ajang mempererat ukhuwah. Selain itu, silaturahim juga dimanfaatkan untuk meminta masukan kepada Ketua PCNU Sidoarjo terkait peran PKS di Kabupaten Sidoarjo. Dalam perbincangan santai, KH Zainal Abidin mengenang masa saat dirinya masih menjabat sebagai...

KADER PKS HARUS PUNYA MINDSET KAYA


DPD PKS Sidoarjo kembali menggelar kegiatan inspiratif bertajuk Kamis (Kajian Anti Miskin) yang diikuti puluhan pengusaha UMKM dan kader partai, Kamis (18/10) di Ballroom DPD PKS Sidoarjo. Acara berlangsung meriah, penuh semangat, dan diselingi canda tawa para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, Ustadz Suhadi Fadjaray dan Tririan Arianto, yang juga menjabat sebagai Kabid Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif DPD PKS Sidoarjo.

Dalam paparannya, Ustadz Suhadi menekankan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan kader PKS agar tidak terjebak pada mentalitas miskin. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan bukanlah sesuatu yang tabu bagi kader partai dakwah.

“Kader PKS itu harus sejahtera. Kaya itu bukan takdir, tapi hasil dari ikhtiar. Kita harus ubah mindset, bahwa menjadi kaya berarti punya lebih banyak kesempatan untuk berbuat baik,” ujar Ustadz Suhadi di hadapan peserta seminar.

Ia menambahkan, dengan ekonomi yang kuat, kader dapat lebih leluasa membantu masyarakat dan memperkuat peran sosial partai di tengah umat.

Sesi berikutnya diisi oleh Tririan Arianto yang membawakan pelatihan teknis tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung bisnis dan promosi UMKM. Tririan menjelaskan bahwa AI kini menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan usaha, membuat konten pemasaran yang menarik, hingga meningkatkan penjualan secara digital.

“AI bukan ancaman, tapi peluang. Dengan AI, pelaku UMKM bisa beriklan lebih cerdas, efisien, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Suasana semakin hangat ketika peserta saling berinteraksi, bahkan sempat bercanda sambil saling pijat ringan sambil berkata, “Harus kaya!” yang sontak memecah tawa ruangan.

Acara ini menjadi bukti nyata komitmen PKS dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pemberdayaan kader di bidang usaha. Melalui kegiatan seperti ini, PKS Sidoarjo berharap lahir kader-kader yang tidak hanya aktif berdakwah, tetapi juga tangguh secara ekonomi, kreatif, dan mampu menjadi pelopor kesejahteraan di masyarakat. Hd

Berita Populer

Pengamanan Dalam Sejarah Islam,Strategi Bela Negara Ala Rasulullah SAW

Gerakan Kepanduan Indonesia : Dari Scouting Movement hingga Kepanduan PKS

PKS Sidoarjo Dorong Program Gizi Nasional: Lukman Hadi Pantau Kesiapan Makan Bergizi Gratis di Krembung