Berita Terbaru

Bipeka PKS dan PD Aisyiyah Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Program Perempuan dan Keluarga

Gambar
  Bidang Perempuan & Keluarga (Bipeka) DPD PKS mewujudkan agenda silaturahim kepada Pimpinan Daerah (PD) Aisyiah Kabupaten Sidoarjo. Digelar pada hari Sabtu, 31 Januari. Ditemui oleh Ibu Muflihah sebagai Ketua PDA dan beberapa pengurus di Gedung Pimpinan Muhammadiyah kompleks pendidikan UMSIDA.  Sharing program keunggulan masing-masing menjadi agenda utama silaturahim. PD Aisyiah tengah fokus mengadakan pembinaan dan pendidikan bagi anak-anak inklusi dengan mendirikan 3 Sekolah Luar Biasa (SLB). Dalam proses pembinaan tersebut terdapat kendala payung hukum berupa Perbup yang hingga saat ini belum diterbitkan untuk kesetaraan dan keadilan bagi kaum disabilitas.  Program lain yang juga pernah ditekuni oleh PDA yakni pembinaan komunitas ODHA dan anak jalanan. Namun resources yang terbatas menjadi kendala bagi keberlangsungan program tersebut. Sementara itu, Ketua Bipeka PKS mengenalkan program unggulan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dengan ragam bentuk kegiatan di dalamn...

KADER PKS HARUS PUNYA MINDSET KAYA


DPD PKS Sidoarjo kembali menggelar kegiatan inspiratif bertajuk Kamis (Kajian Anti Miskin) yang diikuti puluhan pengusaha UMKM dan kader partai, Kamis (18/10) di Ballroom DPD PKS Sidoarjo. Acara berlangsung meriah, penuh semangat, dan diselingi canda tawa para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, Ustadz Suhadi Fadjaray dan Tririan Arianto, yang juga menjabat sebagai Kabid Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif DPD PKS Sidoarjo.

Dalam paparannya, Ustadz Suhadi menekankan pentingnya perubahan pola pikir di kalangan kader PKS agar tidak terjebak pada mentalitas miskin. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan bukanlah sesuatu yang tabu bagi kader partai dakwah.

“Kader PKS itu harus sejahtera. Kaya itu bukan takdir, tapi hasil dari ikhtiar. Kita harus ubah mindset, bahwa menjadi kaya berarti punya lebih banyak kesempatan untuk berbuat baik,” ujar Ustadz Suhadi di hadapan peserta seminar.

Ia menambahkan, dengan ekonomi yang kuat, kader dapat lebih leluasa membantu masyarakat dan memperkuat peran sosial partai di tengah umat.

Sesi berikutnya diisi oleh Tririan Arianto yang membawakan pelatihan teknis tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung bisnis dan promosi UMKM. Tririan menjelaskan bahwa AI kini menjadi sarana efektif untuk memperluas jangkauan usaha, membuat konten pemasaran yang menarik, hingga meningkatkan penjualan secara digital.

“AI bukan ancaman, tapi peluang. Dengan AI, pelaku UMKM bisa beriklan lebih cerdas, efisien, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Suasana semakin hangat ketika peserta saling berinteraksi, bahkan sempat bercanda sambil saling pijat ringan sambil berkata, “Harus kaya!” yang sontak memecah tawa ruangan.

Acara ini menjadi bukti nyata komitmen PKS dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pemberdayaan kader di bidang usaha. Melalui kegiatan seperti ini, PKS Sidoarjo berharap lahir kader-kader yang tidak hanya aktif berdakwah, tetapi juga tangguh secara ekonomi, kreatif, dan mampu menjadi pelopor kesejahteraan di masyarakat. Hd

Berita Populer

Gerakan Kepanduan Indonesia : Dari Scouting Movement hingga Kepanduan PKS

PKS Sidoarjo Dorong Program Gizi Nasional: Lukman Hadi Pantau Kesiapan Makan Bergizi Gratis di Krembung

Pengamanan Dalam Sejarah Islam,Strategi Bela Negara Ala Rasulullah SAW