Berita Terbaru

Hari Bumi di Sidoarjo: Antara Lumpur, Limbah, dan Pilihan yang Kita Ambil

Gambar
Hari Bumi kembali hadir, dan seperti tahun-tahun sebelumnya, ia sering dirayakan dengan narasi penuh harapan. Namun bagi Sidoarjo, Hari Bumi seharusnya tidak berhenti pada simbol. Ia mesti menjadi cermin yang jujur: sejauh mana kita benar-benar belajar dari pengalaman, dan sejauh mana kita masih sekadar beradaptasi dengan masalah. Sidoarjo bukan wilayah yang asing dengan isu lingkungan. Kita pernah menjadi sorotan dunia karena tragedi lumpur panas, sekaligus tumbuh sebagai kawasan industri dan permukiman yang dinamis. Pertumbuhan ini membawa konsekuensi nyata: persoalan sampah rumah tangga, tekanan terhadap sungai, penurunan kualitas udara, hingga banjir musiman yang terus berulang. Di tengah situasi ini, kita sering menggantungkan harapan pada solusi besar. Padahal, krisis lingkungan tidak hanya lahir dari sistem yang besar, tetapi juga dari kebiasaan kecil yang kita ulang setiap hari. Sampah yang menyumbat saluran dan limbah yang mencemari lingkungan sering kali berawal dari rumah ki...

Tim Evakuasi PKS Sidoarjo Turun Bantu Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny

 

SIDOARJO — Tim evakuasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut terlibat dalam proses pencarian dan penanganan korban ambruknya Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, Sabtu malam (5/10). Relawan PKS, yang dipimpin oleh Fadli, turun langsung ke lokasi untuk membantu tim gabungan dalam proses evakuasi.


“Banyak korban yang ditemukan dalam posisi seperti bersujud. Semoga Allah menempatkan mereka di surga,” ujar Fadli saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu malam.


Hingga Minggu pagi (6/10), jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 36 orang. Sementara itu, 26 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan yang terdiri atas relawan, aparat TNI-Polri, petugas BPBD, dan unsur masyarakat setempat.


Fadli menjelaskan, seluruh relawan yang ikut terjun ke lapangan diwajibkan mematuhi standar keselamatan yang ketat. “Kami mengenakan hazmat dan menjalani proses disinfektan setelah kegiatan untuk mencegah risiko kesehatan,” jelasnya.


Tim gabungan hingga kini masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi pondok pesantren yang ambruk. Fokus utama difokuskan pada area yang tertimbun material bangunan dan dinilai berpotensi masih ada korban di bawah reruntuhan.


Posko dan Relawan PKS  tetap bersiaga hingga hari ini, untuk memastikan dukungan logistik, medis, dan personel tetap tersedia selama proses evakuasi dan penanganan darurat berlangsung. Hd