Berita Terbaru

Bipeka PKS dan PD Aisyiyah Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Program Perempuan dan Keluarga

Gambar
  Bidang Perempuan & Keluarga (Bipeka) DPD PKS mewujudkan agenda silaturahim kepada Pimpinan Daerah (PD) Aisyiah Kabupaten Sidoarjo. Digelar pada hari Sabtu, 31 Januari. Ditemui oleh Ibu Muflihah sebagai Ketua PDA dan beberapa pengurus di Gedung Pimpinan Muhammadiyah kompleks pendidikan UMSIDA.  Sharing program keunggulan masing-masing menjadi agenda utama silaturahim. PD Aisyiah tengah fokus mengadakan pembinaan dan pendidikan bagi anak-anak inklusi dengan mendirikan 3 Sekolah Luar Biasa (SLB). Dalam proses pembinaan tersebut terdapat kendala payung hukum berupa Perbup yang hingga saat ini belum diterbitkan untuk kesetaraan dan keadilan bagi kaum disabilitas.  Program lain yang juga pernah ditekuni oleh PDA yakni pembinaan komunitas ODHA dan anak jalanan. Namun resources yang terbatas menjadi kendala bagi keberlangsungan program tersebut. Sementara itu, Ketua Bipeka PKS mengenalkan program unggulan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) dengan ragam bentuk kegiatan di dalamn...

Dua Langkah Atasi Arogansi Israel, Legislator PKS Dorong Sanksi dan Boikot Internasional

 

JAKARTA — Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera melakukan pertemuan dengan perwakilan National DBS Palestinian Centre, yakni Mr. Saleh dan Ms. Apurva, untuk membahas langkah konkret dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua langkah strategis yang dinilai penting untuk menekan arogansi dan agresi Israel terhadap Palestina. Pertama, menutup seluruh wilayah dan perairan Indonesia bagi kapal yang membawa produk yang berasal dari Israel maupun yang dikirim menuju Israel. Langkah ini merupakan bentuk nyata penolakan terhadap pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan Israel di tanah Palestina.

“Indonesia harus mengambil posisi moral yang tegas. Menutup akses bagi produk dan kapal yang terkait dengan Israel adalah langkah nyata melawan penjajahan dan ketidakadilan. Ini bukan hanya soal politik luar negeri, tapi soal kemanusiaan dan amanat konstitusi kita,” tegas Mardani.

Langkah kedua, menurut BKSAP DPR RI dan DBS Palestinian Centre, adalah mendorong agar Israel dikeluarkan dari keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena terus melakukan pelanggaran terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

“Israel tidak lagi layak menjadi bagian dari komunitas internasional yang menjunjung perdamaian. Sudah terlalu banyak pelanggaran terhadap kemanusiaan dan hukum internasional yang mereka lakukan tanpa sanksi tegas. Ini saatnya dunia bertindak,” lanjut Mardani.

BKSAP DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi dengan lembaga internasional dan organisasi masyarakat sipil global guna memperkuat kampanye solidaritas dan tekanan internasional terhadap Israel.

Pertemuan ini menandai komitmen bersama untuk memperkuat jejaring diplomasi parlemen dan masyarakat sipil dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina serta memastikan nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi pedoman politik luar negeri Indonesia.

Berita Populer

Gerakan Kepanduan Indonesia : Dari Scouting Movement hingga Kepanduan PKS

PKS Sidoarjo Dorong Program Gizi Nasional: Lukman Hadi Pantau Kesiapan Makan Bergizi Gratis di Krembung

Pengamanan Dalam Sejarah Islam,Strategi Bela Negara Ala Rasulullah SAW